Senin , 29 Mei 2017

DTRK Kepras Monumen Bersejarah

DTRK Kepras Monumen Bersejarah

Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Pemerintah Kota Surakarta mengehilangkan monumen bersejarah, yakni prasasti PON I yang berada di Taman Sriwedari. Menurut Sekretaris Komisi II DPRD setempat, Supriyanto SH, ini penghilangan fakta sejarah di kota ini. “Sangat disayangkan,” tandas politisi Partai Demokrat ini.

Dia berbicara hal itu, kemarin siang (27/11), saat memantau pembangunan koridor Sriwedari. Rombongan komisi ini yang memantau pembangunan koridor tersebut adalah: Ketua, YF Sukasno SH, Sekretaris, Supriyanto SH, Wakil Ketua Janjang Sumaryono Aji SP serta beberapa anggota di antaranya Edy Djasmanto SH, Quatly Al Katiri, Kosmas Krisnamurti dan  Taufiqurrahman.

Tepat di pojokan Jl. Bhayangkara itu kini diubah menjadi plasa, semacam ruang publik. Dulu, di dekat pohon terdapat meja yang digunakan untuk meletakkan api dari Mrapen, Kab Grobogan, sebelum digunakan untuk menyulut api PON I. Kini, hal itu tak ada lagi.

Supriyanto menambahkan, hal itu memang tak ada kaitannya dengan bangunan cagar budaya, tapi ini berkaitan sejarah keterlibatan kota ini terhadap eksistensi negara. PON pertama, katanya, adaakh penegasan bahwa bangsa dan negara Indonesia tetap eksis dan mendapat pengakuan dunia internasional.

“Ini akan membuat generasi mendatang buta akan fakta sejarah,” tandasnya.

Sementara itu Nunung Setia Nugroho, kabid Perencanaan tata ruang, mengatakan, bahwa itu hanya sebatas meja dan dipindahkan ke dalam. “Kalau memang diperlukan akan bisa dipasang insidental,” ujarnya.

Proyek ini, tambahnya, menelan biaya sekitar Rp 2,1 miliar. Menurutnya, ada tiga titik dalam proyek ini dan di pertengahan Desember harus rampung. (S)

HILANGKAN MONUMEN SEJARAH: Boleh jadi, generasi mendatang hanya akan menemukan di buku sejarah,soal PON I di Kota Surakarta.Pasalnya,salah satu monumen yangmenunjukkan faktasejarah dihapus oleh DPRK Pemkot Surakarta. Komisi II DPRD setempat menyayangkan hal itu.(foto/teks : S)

 

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *