Rabu , 20 September 2017

Drainase Di Jalan Piere Tendean Kurang Maksimal

Drainase Di Jalan Piere Tendean Kurang Maksimal

Komisi II DPRD Kota Surakarta melakukan pemantauan lapangan ke tiga titik proyek, siang tadi (2/10). Pemantauan yang dipimpin Ketua komisi ini, YF Sukasno SH, itu diikuti Sekretaris komisi, Supriyanto SH serta tiga anggota komisi, Kosmas Krisnamurti, Ginda dan Drs Taufiqurahman.

Ketiga proyek yang dipantau adalah: proyek jembatan di Banyuanyar, proyek drainase di Jl. Piere Tendean serta proyek sumur dalam di Kampung Busukan, RT 03/RW XXVII Mojosongo.

Menurut YF Sukasno SH, pemantauan lapangan ini sebagai tindak lanjut dari rapat kerja dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU). “Kami ingin mencek langsung ke lapangan, benar atau tidak yang disampaikan oleh kepala dinas soal tingkat perkembangan proyeknya,” ujar politiisi dari PDI Perjauangan ini kepada penulis dprd-online.

Atas pertanyaan, dia mengatakan, ternyata ada proyek yang kurang maksimal dalam perencanaannya. Yaitu, lanjutnya, proyek drainase di Jl. Piere Tendean.
Proyek yang dikategorikan drainage hilir ini, lanjutnya, dari ssi ukuran kurang besar. Karena, menurutnya, saluran ini akan menampung berbagai saluran kecil untuk diteruskan ke Kali Anyar.

“Kalau hujan deras datang, saya akan buktikan sendiri. Apakah saluran itu hilir atau tidak. Sementara ini menurut saya saluran itu kurang besar.”
Supriyanto menambahkan, ukurannya terlalu kecil. Tingginya, lanjut politisi dari Partai Demokrat ini, hanya 95 cm dan lebarnya 1 meter.

“Besaran itu rasanya belum mampu menampung air dari sekitar saluran. Apalagi, saluran ini kabarnya lebih kecil dari bebarapa saluran sekitar.” (S)

KURANG MAKSIMAL : Pembangunan drainase di Jl. Piere Tendean dinilai Komisi II DPRD Kota Surakarta kurang maksimal. Drainase yang dikonsep hilir ini, namun di lapangan ukurannya tidak menampakkan konsep tersebut. Hal itu diketahui oleh komisi ini saat memantau lapangan, siang tadi (2/10). (foto: Hms/ teks: S)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *