Sabtu , 21 Oktober 2017

Dewan Syari’ah Tolak Pembangunan RS Siloam

Dewan Syari’ah Tolak Pembangunan RS Siloam

Surakarta  – Humas DPRD Kota Surakarta

Puluhan anggota Dewan Syari’ah Kota Surakarta (DSKS) berunjukrasa di halaman gedung DPRD Kota Surakarta menolak pendirian RS Siloam di Solo. Kedatangan demonstran diterima Ketua DPRD Kota Surakarta, Teguh Prakosa, didampingi anggota Komisi IV di ruang kepanitiaan. Dalam orasi yang disampaikan pada anggota dewan, sekretaris DKS, Ust Tengku Azhar menyatakan keberatan atas rencana pendirian RS Siloam di kawasan padat penduduk.

“Intinya kami mewakili warga Keratonan ini meminta kepada Presiden Jokowi dan Walikota Surakarta melalui DPRD Kota Surakarta menolak dan menghentikan pembangunan RS. Siloam untuk selama-lamanya di bumi Surakarta”, jelas Azhar, Jumat (2/9)

Lebih lanjut Azar menambahkan, rencana pembangunan RS Siloam, selain akan mengusik ketenteraman warga sekitar, juga menganggu keberadaan umat muslim dalam menjalankan ibadah di sekitar lokasi. “Kami tetap konsisten menolak keberadaan RS Siloam di Siloam. Kami tidak bertanggungjawab apabila terjadi keresahan yang memicu keretakan antarumat beragama lain,” ucap Azhar mengancam, “Bila terjadi keributan, ketidaknyamanan, dan berdampak negatif lebih besar lagi antar warga masyarakat apabila siloam ini dipaksa atau dibiarkan berdiri.”

Ditemui di tempat sama, Ust Edi Lukito menandaskan agar anggota dewan aspiratif dalam mendengarkan keluhan warga masyarakat terkait rencana pembangunan RS Siloam. Bagi kami, ujar Lukito, tak ada pilihan lain kecuali pendirian RS Siloam tetap harus ditolak. “Sederhana sekali, kalimat sederhana pembangunan RS Siloam kita tolak.”

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Solo, akan menindaklanjuti dengan menggelar pertemuan dengan stakeholder terkait dengan rencana pembangunan RS Siloam. “Kami akan undang pihak-pihak terkait. Setahu saya izin pembangunan hanya untuk rumah sakit. Tidak ada izin pembangunan hotel atau tempat pendidikan. Bila ada penyimpangan, saya sebagai ketua DPRD akan menghentikannya, biarpun sudah setengah jadi,” tandas Teguh meyakinkan.  (ARF/Nang/Eng/Jez)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *