Senin , 29 Mei 2017

Biaya Pemakaman Dikeluhkan Warga

Biaya Pemakaman yang tak pasti dikeluhkan para warga yang bermukim sekitar Astana Untaraloyo, Mojosongo, Surakarta. Keluhan itu mengemuka saat anggota DPRD Kota Surakarta, Putut Gunawan, melakukan reses di RW VIII Kel. Mojosongo.

Dia berbicara hal itu, siang tadi (3/12), saat menjawab pertanyaan penulis dprd-onlie di DPRD setempat.

Menurutnya, sudah menjadi pemali bagi masyarakat untuk menawar biaya pemakaman. “Tapi, hal itu janan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi,” pinta politisi dari PDI Perjuangan ini.

Warga, lanjut Putut, ada yang dikenakan Rp 350 ribu, ada juga yang kena Rp 200 ribu. Bahkan, menurutnya, jika yang pengguna jasa itu dilihat berkecukupan harganya bisa melebihi dari Rp 350 ribu. “Mereka menginginkan angka yang pasti,” tandasnya.

Dalam kaitan makam ini, tambahnya, warga mengiinginkan ada pemagaran di skeitar makam. Menurut Putut, karena lokasi makam itu lebih tinggi dari jalan, ketika hujan datang, airnya dapat menggerus tanah dan mayat dapat kelihatan dari jalan.

Atas hal itu, Ketua Komisi II DPRD setempat, YF Sukasno SH, mendukung rencana pemagaran makam. Hanya saja, lanjutnya, sudah tidak mungkin dianggarkan saat ini. “Bisanya nanti di APBD-Perubahan atau di 2016 mendatang,” katanya.

Tentang biaya pemakaman, YF Sukasno SH mendapatkan informasi dari Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Hasta Gunawan, bahwa biaya pemakaman hanya Rp 150 ribu.

 

“Kalau ada yang dimintai lebih, dia akan menuruh petugasnya untuk mengembalikan dan disertai permohonan maaf,” katanya, setelah membaca sms dari Hasta. (S)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *