Selasa , 27 Juni 2017

Banggar Terus Cermati Setiap Usulan TAPD untuk APBD 2014

Badan Anggaran ( Banggar ) DPRD Kota terus menguliti dan mengkritisi ajuan anggaran perubahan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah ( TAPD ). Apalagi sebelumnya sudah ada penyikapan dari Gubernur Jateng Ganjar Prawono yang melakukan koreksi atas laporan pertanggungjawaban walikota terkait pelaksanaan anggaran.

Anggota Banggar, Reny Widyawati mengungkapkan, koreksi gubernur meskipun sangat normatif, setidaknya memberikan pemahaman bagi Banggar, untuk tidak begitu saja meloloskan apa yang menjadi usulan pengajuan tambahan anggaran lewat APBD Perubahan 2014 yang terus dibahas.

” Semua terus dicermati, dan jika memang harus dipangkas atau bahkan ditunda atau dihilangkan, maka itu akan kami lakukan. Namun jika memang perencanaan rapi dan matang, serta memberikan ekspektasi bagi peningkatan PAD ( pendapatan asli daerah ), pasti mudah untuk memberikan lampu hijau,” tandas politikus Partai Demokrat ini.

Dia paparkan, ada sejumlah pengajuan anggaran yang fraksi Partai Demokrat terpaksa keberatan untuk meloloskan, seperti misalnya, keinginan eksekutif membayar dana proyek SD tahun 2012 yang sempat ditangguhkan, karena bermasalah.

Sikap Fraksi Partai Demokrat memang menemui banyak kendala, namun karena hal itu merupakan sikap dan juga kehati-hatian dan menghindari implikasi hukum, maka sikap keberatan harus dicatat. ” Seperti itu contohnya,” imbuhnya.

Yang jelas, lanjut dia, banyak hal yang harus dibahas secara hati-hati, sebagai upaya mengantisipasi berbagai hal, terutama yang berimplikasi pada hukum. ” Ada juga terkait pengajuan anggaran Rp 10 miliar untuk pengadaan mobil bagi sekretaris dan SKPD, Banggar belum memberikan lampu hijau dan meminta dilakukan rasionalisasi terlebih dulu,” tandas Reny sekali lagi. ( K )

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *