Selasa , 27 Juni 2017

Banggar Sesali Kegagalan Lelang DAK Pendidikan dan Relokasi Bantaran

Badan Anggaran ( Banggar DPRD ) Kota Surakarta memberikan catatan keprihatinan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah ( TAPD ) saat mengevaluasi LKPJ Walikota Tahun Anggaran 2013, khususnya kegagalan SKPD di dalam melaksanakan lelang DAK ( dana alokasi khusus ) bidang pendidikan dan juga pelaksanaan relokasi bantaran.

” Kami sangat menyayangkan, bahwa dalam pelaksanaan anggaran 2013, eksekutif tidak mampu memaksimalkan program. Padahal TAPD saat pembahasan di tingkat Banggar begitu getol untuk diluluskan pengajuan anggarannya, tetapi kenyataan,pada praktik tidak sesuai dan jauh dari harapan,” ujar Wakil Ketua Banggar, Supriyanto kepada Penulis DPRD Online terkait rapat evaluasi LKPJ 2013 itu, Selasa ( 22/4).

Banyak hal yang dievaluasi, lanjut politisi Partai Demokrat ini, namun Banggar secara khusus menguliti tentang kegagalan SKPD di dalam menggelar lelang DAK bidang pendidikan. Ketidakberhasilan Pemkot menggelar lelang, membuat program pembelajaran siswa juga menjadi terganggu.

Begitu halnya tidak optimalnya Badan Pemberdayaan Masyarakat ( Bapermas ) di dalam penyerapan anggaran yang disediakan untuk melaksanakan relokasi bantaran, juga memunculkan kekecewaan. Hal ini terjadi karena TAPD yang dianggap tahu persis tentang kemampuan dan perencanaan ketika pengajuan anggaran, ternyata tidak mampu mengawal secara baik pelaksanaan di lapangan.

Dari anggaran miliaran rupiah yang diturunkan, Bapermas selaku SKPD yang bertanggung jawab atas pelaksanaan relokasi warga Bantaran, hanya mampu membebaskan 33 bidang tanah bantaran dari target 88 bidang tanah yang ada.  ” Masih banyak yang kita evaluasi, dan kita meminta agar TAPD tidak main-main di dalam setiap pengajuan anggaran, supaya persoalan yang tidak mengenakkan dalam pelaksanaan anggaran 2013 tidak terjadi lagi,” tandas Supriyanto. ( K )

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *