Rabu , 28 Juni 2017

Banggar Kritisi Sejumlah Ajuan Anggaran Perubahan

Badan Anggaran DPRD Kota Surakarta mengkritisi sejumlah usulan pos-pos anggaran yang diajukan Tim Anggaran Pemerintah Daerah ( TAPD ), agar bisa disetujui masuk dalam pembahasan APBD Perubahan 2014.

” Ada sejumlah pos yang pasti kita pangkas, karena terlalu besar atau pijakan besarannya tidak jelas,” tukas Wakil Ketua Banggar, Supriyanto kepada Media Indonesia, usai rapat hari kedua KUA-PPAS di gedung dewan, Kamis ( 26/6).

Menurut dia, sejumlah usulan terkait dana relokasi bantaran juga masih alot, karena adanya perbedaan penyikapan dan aturan yang dipakai. Begitu halnya usulan dana ganti rugi bangunan Pondok Persada Bengawan ( PPB ) senilai Rp 1,063 miliar, yang diusulkan untuk dikurangi lebih dari separuh.

Politikus Partai Demokrat ini menyatakan, terkait pengajuan anggaran ganti rugi bangunan PPB sebesar Rp 1,063 miliar, disarankan agar diubah hingga tinggal Rp 250 juta hingga Rp 500 juta. ” Kami usulkan cukup Rp 250 juta sampai Rp 500 juta saja, karena Banggar menilai, yang diganti adalah pembongkaran bangunan saja, bukan termasuk nilai bangunan,” tukas Supriyanto lagi.

Padahal, Ketua TAPD Budi Suharto menegaskan, dalih pengajuan anggaran ganti rugi bangunan itu sebagai tindak lanjut dari saran Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan ( BPKP ). ” Di samping karena urusan wajib bidang pertanahan, dana sebesar itu sebagai tindak lanjut dari rekomendasi BPKP, yang menghendaki bangunan PPB dibeli saja,” tandas dia.

“Tanah itu milik Pemkot, tetapi bangunannya kan milik pengelola. Rekomendasi BPKP, beli saja bangunannya,” kata Budi yang kesehariannya menjabat sebagai Sekda itu.

Dia paparkan, dengan adanya rekomendasi itu, maka Pemkot menunjuk tim appraisal independen untuk menaksir nilai bangunan PPB. Hasilnya, nilai bangunan PPB oleh tim appraisal sekitar Rp 2 miliar lebih. Tapi karena masih meyakini akan adanya negosiasi, maka diputuskan hanya mengajukan Rp 1,063 miliar. ( K )

 

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *