Senin , 29 Mei 2017

APBD Perubahan 2014 Siapkan Dana Pelaksanaan Pemilukada 2015

Walikota FX Hadi Rudyatmo menegaskan, perubahan APBD 2014 diutamakan menyelesaikan beberapa program dan kegiatan yang menjadi prioritas dalam Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Surakarta Tahun 2014, dengan mempertimbangkan penuntasan program yang sudah ditetapkan pada APBD 2014, seperti percepatan capaian  Millenium Development Goals ( MDGs ) Tahun 2015,  percepatan capaian sebagai kota layak anak 2015 dan percepatan penangulangan kemiskinan.

Selain itu, alokasi anggaran Perubahan APBD 2014 juga diarahkan untuk membiayai beberapa agenda nasional dan internasional yang akan dilaksanakan di Kota Surakarta pada tahun 2014, antara lain untuk persiapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pemilukada) tahun 2015, tuan rumah Peringatan Hari Olahraga Tingkat Nasional, tuan rumah Kejuaraan Terjun Payung Militer Tingkat Internasional (World Military Parachuting Championship), serta beberapa agenda kebudayaan yang telah diagendakan dalam calender event kepariwisataan.

Hal itu menjadi penegasan Walikota Rudy saat menyampaikan pengantar nota keuangan tentang rancangan perubahan APBD 2014 lewat paripurna DPRD KOta di gedung dewan, pada Jumat, 11 Juli 2014. ” Terkait persiapan Pemilukada 2015, telah dialokasikan hibah kepada KPU Kota dan Panwaslu. Hibah itu untuk mempersiapkan tahapan awal Pemilukada yang dijadwalkan mulai November 2014,” tukas pria berkumis di depan para anggota wakil rakyat,

Dia paparkan, dengan persiapan yang baik dan adanya dukungan pendanaan yang memadai diharapkan pelaksanaan Pemilukada tahun 2015 dapat berjalan dengan lancar sesuai azas Pemilu Langsung, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil.

Secara garis besar, Walikota Rudy menyatakan, bahwa dalam perubahan APBD Tahun Anggaran 2014 belanja daerah direncanakan sebesar Rp. 1.672.123.718.732,00 mengalami kenaikan sebesar Rp. 157.691.841.732,00 atau naik 10,41% jika dibandingkan anggaran semula sebesar yang besarnya mencapai  Rp. 1.514.431.877.000,00.

Anggaran sebesar itu rencanaya untuk belanja tiSk langsung, sebesar Rp 952,014 miliar atau mengalami kenaikan sebesar  Rp 61.79 miliar dari anggaran semula yang dirancang sebesar Rp 890,22 miliar ( naik 6,49 persen ) dan juga belanja langsung yang besarnya Rp 720,1 miliar atau mengalami kenaikan sebesar Rp 95 miliar lebih dari rancangan awal yang hanya Rp 624,21 miliar. ( K )

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *