Kamis , 25 Mei 2017

Anggaran Rp 3,1 Miliar Untuk Renovasi Pasar Bangunharjo

Anggaran Rp 3,1 Miliar Untuk Renovasi Pasar Bangunharjo

Pasar Bangunharjo yang terletak di Jl. S Tubun, Manahan, Surakarta, bakal tak kumuh lagi. Pasalnya, Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 3 miliar diarahkan untuk merevitalisasi pasar tersebut di tahun anggaran 2015.

Siang tadi (30/10) Disperindag, Dinas Pengelola pasar (DPP) dan Perencana memaparkan konsep revitalisasi pasar tersebut di depan pimpinan dan anggota Komisi III DPRD setempat. Rapat kerja ini dipimpin Ketua Komisi ini, Honda Hendarto, didampingi Wakil Ketua, Sugeng Riyanto SS dan Sekretaris, Hj Maria Sri Sumarni SE MM. Rapat ini dihadiri anggota di antarnya : Suyatno, Silverster Ronny Kamtoro SH, NR Kurnia Sari SPd, H Sugiyarsono dan Siti Muslikah.

Dra. Rohana MM menjelaskan, Pasar Bangunharjo yang merupakan pasar inpres ini terletak di tengah pemukiman masyarakat. Salah satu persyaratan DAK itu, katanya, adalah pasar yang belum pernah direnovasi. “Dan pasar ini memenuhi syarat untuk mendapatkan dana tersebut,” ujarnya.

DAK yang besarnya, lanjut Rohana, sekitar Rp 3,1 miliar itu untuk merevitalisai pasar ini dan ditambah dana pendamping dari APBD sebesar Rp 600 juta lebih. Dia mengharapkan DED pasar ini pertengahan Desember sudah rampung, sehingga DPP dapat menyiapkan penghapusan aset, Disperindag menyiapkan pasar darurat.

Sementara itu, Kepala DPP setempat, Drs Subagyo MM, menjelaskan bahwa di pasar ini terdapat 49 pedagang. Pasar ini, lanjutnya, akan dibangun dua lantai, lantai dasar untuk pedagang, lantai dua untuk sarana penunjang seperti klinik, pojok asi, mushola, kantor, serta Bank Solo.

Sekarang ini, katanya, pembangunan pasar harus berorientasi pasar sehat, maka penyediaan fasilitas klinik harus ada termasuk fasilitas bagi ibu menyusui. Dia menegaskan, akhir Desember DED pasar ini secara menyeluruh sudah rampung.

Pihaknya sudah berkomunikasi dengan pedagang dan masyarakat lingkungan, banyak aspirasi yang dapat diakomodasi dalam pembangunan ini. Dia memisalkan, pedagang los yang minta masuk ke kios, ini diakomodasi.

Nantinya, kata Subagyo, di pasar ini akan dibangun 24 kios dan 13 los. Fasilitas parkir yang tersedia dapat menampung 10 mobil dan 40 sepeda motor, ujarnya. (S)

PAPARAN PEMBANGUNAN PASAR: Komisi III DPRD Kota Surakarta melakukan rapat kerja dengan Disperindag, DPP serta konsultan perencana. Rapat ini mengagendakan pemaparan pembangunan Pasar Bangunharjo, Pasar Tanggul dan Pasar Gede. (foto/teks : S)

Related posts

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *